Gerakan 15 Menit Literasi Terpadu (GELITA) merupakan program pembiasaan literasi yang dilaksanakan selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Program ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca, berpikir kritis, serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik secara terpadu melalui penguatan Literasi Al-Qur'an, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Arab, Literasi Bahasa Inggris, Literasi Numerasi, serta Literasi Digital dan Artificial Intelligence (AI).
Program ini menjadi salah satu strategi MTs. Al-Yasini dalam mewujudkan peserta didik yang religius, berkarakter santri, berprestasi, dan memiliki kemampuan berbahasa asing sesuai dengan visi madrasah.
Tujuan Kegiatan
- Membudayakan kebiasaan membaca setiap hari.
- Meningkatkan kemampuan memahami informasi dari berbagai sumber.
- Menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai sumber ilmu pengetahuan.
- Mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
- Melatih kemampuan numerasi dalam kehidupan sehari-hari.
- Membekali peserta didik dengan literasi digital dan pemanfaatan AI secara bijak.
- Menumbuhkan karakter religius, disiplin, mandiri, dan gemar belajar sepanjang hayat.
Bentuk Kegiatan
Setiap hari peserta didik mengikuti kegiatan literasi selama 15 menit dengan tema yang telah dijadwalkan.
| Hari | Tema Literasi | Bentuk Kegiatan |
|---|---|---|
| Senin | Literasi Al-Qur'an | Tilawah, tadabbur ayat, membaca tafsir ringkas |
| Selasa | Literasi Bahasa Indonesia | Membaca buku cerita, artikel, majalah, atau biografi tokoh |
| Rabu | Literasi Bahasa Arab | Membaca kosakata, dialog sederhana, kisah Islami berbahasa Arab |
| Kamis | Literasi Bahasa Inggris | Reading short story, vocabulary, conversation |
| Jumat | Literasi Numerasi Qur'ani | Soal numerasi kontekstual yang dikaitkan dengan Al-Qur'an dan kehidupan sehari-hari |
| Sabtu | Literasi Digital & AI | Membaca artikel teknologi, etika digital, pemanfaatan AI dalam pembelajaran |
Mekanisme Pelaksanaan
- Bel masuk berbunyi.
- Guru memasuki kelas tepat waktu.
- Seluruh peserta didik menyiapkan bahan bacaan.
- Guru membuka kegiatan dengan salam dan doa.
- Peserta didik membaca secara mandiri selama 15 menit.
- Guru melakukan pendampingan dan observasi.
- Beberapa peserta didik diminta menyampaikan hasil bacaan secara singkat (1–2 menit).
- Guru memberikan penguatan, motivasi, dan apresiasi.
- Kegiatan pembelajaran reguler dimulai.
Media Literasi
- Al-Qur'an dan Tafsir
- Buku perpustakaan
- Buku pengayaan
- Novel pendidikan
- Buku sains populer
- Buku numerasi
- Ensiklopedia
- Majalah pendidikan
- Artikel ilmiah
- QR Code menuju e-book
- Platform perpustakaan digital
- Media pembelajaran berbasis AI yang aman dan edukatif
Output Kegiatan
Peserta didik menghasilkan:
- Ringkasan bacaan.
- Jurnal Literasi Harian.
- Kartu kosakata baru.
- Refleksi pembelajaran.
- Resume artikel.
- Hasil numerasi sederhana.
- Hasil eksplorasi literasi digital.
- Portofolio literasi semester.
Indikator Keberhasilan
- Minimal 95% peserta didik mengikuti GELITA setiap hari.
- Seluruh kelas melaksanakan kegiatan sesuai jadwal.
- Setiap peserta didik membaca minimal 1 buku setiap bulan.
- Peningkatan kemampuan membaca dan memahami bacaan berdasarkan asesmen literasi madrasah.
- Meningkatnya budaya membaca di lingkungan madrasah.
- Terbentuknya karakter disiplin, religius, dan pembelajar sepanjang hayat.
- Meningkatnya kemampuan literasi digital dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.
Penanggung Jawab
- Kepala Madrasah (Penanggung Jawab)
- Wakil Kepala Bidang Kurikulum
- Koordinator Literasi dan Numerasi
- Tim Literasi Madrasah
- Wali Kelas
- Guru Mata Pelajaran
- Petugas Perpustakaan
- OSIM Bidang Literasi
Motto Program
"15 Menit Membaca, Seumur Hidup Berkarya."
Tagline MTs. Al-Yasini:
GELITA — Membaca • Memahami • Mengamalkan • Berprestasi
Program ini diharapkan menjadi budaya akademik yang berkelanjutan sehingga literasi tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi karakter seluruh warga MTs. Al-Yasini.







0 comments:
Post a Comment