MTs. Al Yasini

test

One Day One Ayat & Vocabulary


 One Day One Ayat & Vocabulary (ODOAV)


Deskripsi Program

One Day One Ayat & Vocabulary (ODOAV) merupakan program literasi harian MTs. Al-Yasini yang mengintegrasikan literasi Al-Qur'an, literasi bahasa Arab, literasi bahasa Inggris, serta penguatan karakter Islami. Melalui program ini, setiap peserta didik mempelajari satu ayat Al-Qur'an beserta kosakata (vocabulary) yang berkaitan dengan makna ayat tersebut setiap hari sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Program ini dirancang agar peserta didik tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga memahami kandungan ayat, memperkaya perbendaharaan kosakata Arab dan Inggris, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.


Tujuan Program

  1. Membiasakan peserta didik membaca Al-Qur'an setiap hari.
  2. Meningkatkan pemahaman makna ayat Al-Qur'an.
  3. Memperkaya kosakata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara bertahap.
  4. Menanamkan nilai-nilai karakter Islami berdasarkan kandungan ayat.
  5. Mengembangkan budaya literasi terpadu yang sesuai dengan visi MTs. Al-Yasini.
  6. Mendukung kemampuan komunikasi berbahasa Arab dan Inggris.

Sasaran

Seluruh peserta didik MTs. Al-Yasini kelas VII, VIII, dan IX.


Waktu Pelaksanaan

  • Dilaksanakan setiap hari sekolah.
  • Durasi sekitar 10–15 menit sebelum pembelajaran dimulai.
  • Dipandu oleh guru mata pelajaran pada jam pertama atau wali kelas sesuai jadwal.

Alur Pelaksanaan

1. Pembukaan (2 menit)

  • Salam.
  • Doa belajar.
  • Motivasi singkat mengenai pentingnya membaca Al-Qur'an.

2. Membaca Ayat (3 menit)

Guru menampilkan satu ayat Al-Qur'an melalui LCD, papan digital, atau poster kelas.

Seluruh siswa:

  • Membaca ayat bersama-sama.
  • Membaca secara tartil.
  • Memperhatikan tajwid.

3. Memahami Makna Ayat (3 menit)

Guru menjelaskan secara singkat:

  • arti ayat,
  • pesan utama,
  • hikmah,
  • penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Vocabulary of The Day (4 menit)

Guru memperkenalkan 3–5 kosakata yang berhubungan dengan ayat.

Contoh:

Bahasa ArabBahasa InggrisBahasa Indonesia
علمKnowledgeIlmu
صبرPatienceKesabaran
نجاحSuccessKesuksesan
رحمةMercyKasih sayang
أمانةHonestyAmanah

Siswa mengucapkan bersama-sama kemudian menggunakannya dalam kalimat sederhana.


5. Refleksi (2 menit)

Guru memberikan pertanyaan singkat seperti:

  • Apa pesan utama ayat hari ini?
  • Kosakata apa yang paling diingat?
  • Bagaimana mengamalkan ayat tersebut hari ini?

Media yang Digunakan

  • Mushaf Al-Qur'an
  • LCD/Smart TV
  • Poster One Day One Ayat
  • QR Code Tafsir
  • Flashcard Vocabulary
  • Buku Saku Vocabulary
  • Aplikasi Al-Qur'an Digital
  • Google Classroom (opsional)

Penilaian

Penilaian dilakukan secara sederhana melalui:

  • Keaktifan membaca ayat.
  • Ketepatan pelafalan.
  • Penguasaan kosakata.
  • Kemampuan menjelaskan makna ayat.
  • Penerapan nilai karakter dalam keseharian.

Indikator Keberhasilan

Program dinyatakan berhasil apabila:

  • ≥95% siswa mengikuti kegiatan setiap hari.
  • Seluruh siswa mampu membaca ayat dengan baik.
  • Setiap siswa menguasai minimal 300 kosakata Arab dan 300 kosakata Bahasa Inggris dalam satu tahun pelajaran.
  • Terbentuk budaya membaca Al-Qur'an sebelum pembelajaran.
  • Meningkatnya kemampuan memahami isi kandungan Al-Qur'an.
  • Meningkatnya kemampuan komunikasi dasar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Output Program

  • Jurnal One Day One Ayat & Vocabulary.
  • Buku saku kosakata Arab–Inggris.
  • Poster ayat harian di setiap kelas.
  • Bank Vocabulary MTs. Al-Yasini.
  • Rekap hafalan vocabulary siswa.
  • Portofolio refleksi ayat harian.

Keterkaitan dengan Visi MTs. Al-Yasini

Program One Day One Ayat & Vocabulary mendukung visi MTs. Al-Yasini, yaitu "Membentuk insan religius yang berkarakter santri, berprestasi, dan berbahasa asing." Melalui pembiasaan membaca dan memahami ayat Al-Qur'an setiap hari, peserta didik dibina menjadi pribadi yang religius dan berakhlak mulia. Integrasi pembelajaran kosakata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris memperkuat kompetensi berbahasa asing, sementara aktivitas refleksi dan penerapan nilai-nilai Al-Qur'an mendorong lahirnya karakter santri yang unggul, disiplin, serta siap berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Program ini menjadi salah satu budaya literasi khas madrasah yang menggabungkan nilai keislaman, penguasaan bahasa, dan pembelajaran bermakna secara berkelanjutan.

0 comments:

Post a Comment